Peningkatan temperatur bumi menimbulkan ancaman tersendiri bagi manusia, tak terkecuali bagi kesehatan.
heat wave

pic src: egypttoday.com

Pemanasan global sudah menjadi suatu permasalahan global. Peningkatan suhu seiring adanya fenomena pemanasan global menjadi tantangan tersendiri bagi negara-negara di dunia, tak terkecuali Indonesia. Di tahun-tahun ke depan, gelombang panas dampak pemanasan global diprediksi akan menjadi salah satu tantangan medis terkait adanya berbagai penyakit akibat gelombang panas.

Penyakit terkait panas (Heat-related illnesses) sendiri mencakup berbagai gejala yang diakibatkan oleh gangguan pengaturan suhu tubuh pada orang-orang yang terpapar suhu tinggi. Berbagai faktor risiko juga membuat seseorang semakin rentan terkena penyakit terkait panas, diantaranya olahraga berlebih pada suhu panas, terlalu lama terkena paparan suhu yang terlalu tinggi, kebugaran jasmani yang buruk, dll. Penyakit terkait panas mulai rentan terjadi apabila suhu lingkungan mencapai 27.8 °C, sedangkan risiko tinggi heat stroke terjadi apabila suhu sudah melebihi 31°C.

Penyakit terkait panas dapat dibagi berdasarkan tingkat keparahannya. Pada tingkat yang ringan, dapat terjadi edema (bengkak), keram otot, hingga memar yang terjadi akibat paparan panas. Kondisi seseorang harus mulai diwaspadai ketika sudah mencapai tahap sedang, contohnya saat terjadi kelelahan akibat panas (heat exhaustion). Tanda-tanda seseorang mengalami heat exhaustion antara lain, pusing, sakit kepala, keringat berlebih, napas cepat, merasa sangat haus, dan suhu tubuh mencapai 38°C.

Apabila tidak ditangani dengan segera, heat exhaustion dapat berakibat pada sengatan panas (heat stroke). Kondisi ini merupakan kondisi yang paling parah dan dapat berakibat fatal pada kematian. Heat stroke ditandai dengan adanya kegagalan fungsi sistem saraf serta berbagai organ tubuh lainnya yang dapat berdampak pada kematian. Suhu tubuh pada heat stroke mencapai lebih dari 40°C.

Heat stroke sendiri terdapat 2 jenis, yaitu exertional heat stroke dan classic heatstroke. Exertional heat stroke biasanya terjadi pada pasien-pasien yang melakukan aktivitas terlalu berat di bawah terik matahari sehingga berakibat pada kegagalan kemampuan pengaturan suhu tubuh. Serangan pada exertional heat stroke terjadi dalam waktu singkat dengan diiringi kenaikan suhu tubuh. Berbeda dengan exertional heat stroke, gejala-gejala pada classic heat stroke biasanya berkembang dalam hitungan hari dan terjadi pada lansia maupun anak-anak dengan penyakit-penyakit kronis yang terpapar dengan kondisi lingkungan yang ekstrem.

Kondisi heat stroke tentulah dapat dicegah. Misalnya, apabila seseorang dicurigai mengalami heat exhaustion, maka orang tersebut harus segera ‘didinginkan’ agar tidak berlanjut menjadi heat stroke. Cara-cara ‘mendinginkan’ tersebut, antara lain pindahkan korban ke tepat yang teduh, tidurkan korban dan angkat kakinya sedikit, berikan banyak air, dinginkan kulit mereka dengan air dingin dan kipasi korban. Segera bawa korban ke rumah sakit untuk pelayanan medis lebih lanjut apabila terlihat tanda-tanda heat stroke, seperti tidak membaik setelah 30 menit, suhu tubuh diatas 40°C, tidak berkeringat walaupun tubuh sangat panas, napas cepat dan pendek-pendek, kejang-kejang, ataupun pingsan.

Dengan demikian, dapat disimpulkan jika gelombang panas dapat menyebabkan kerugian tersendiri bagi manusia, salah satunya dengan menimbulkan penyakit. Mengingat pemanasan global yang terus terjadi, kesadaran akan Sadanya penyakit-penyakit terkait panas perlu ditingkatkan. Penyakit-penyakit tersebut tentulah harus diwaspadai dan jangan dianggap sepele. Bukan tidak mungkin panas akan menjadi ancaman utama bagi kesehatan di tahun-tahun mendatang.

 

Daftar Pustaka:

  1. Action OFOR. Climate and country profile– 2015 INDONESIA. WHO. 2016;(2013):1–8.
  2. Mørch SS, Dohn J, Andersen H, Bestle MH. Case Report Heat Stroke : A Medical Emergency Appearing in New Regions. 2017;2017:13–5.
  3. Gauer R, Army W, Bragg F, Carolina N. Heat-Related Illnesses. AAFP. 2019;99(8).
  4. Heat exhaustion and heatstroke [Internet]. London: NHS; [cited 2019 Jul 27]. Available from: https://www.nhs.uk/conditions/heat-exhaustion-heatstroke/
LineFacebookTwitterGoogle+PinterestTumblr