Sejauh apa akupunktur dapat digunakan sebagai terapi untuk pasien kanker?

Akupunktur medik merupakan cabang ilmu kedokteran yang memiliki program pendidikan dokter spesialis di FKUI. Program studi yang baru delapan tahun resmi berbasis universitas ini memiliki banyak cita-cita dalam perkembangan dunia akupunktur. PIT PDAI-InaSMAC atau Pertemuan Ilmiah Tahunan Perhimpunan Dokter Spesialis Akupunktur Medik Indonesia dan Indonesian Symposium and Workshop of Medical Acupuncture adalah acara yang diketuai dr. Zulhafiz Mufti Agung, Sp.Ak dan diselenggarakan oleh prodi Akupunktur Medik FKUI dengan ketua prodi dr. Dwi Rachma Helianthi, Sp.Ak yang bergandengan dengan PIT yang dilaksanakan oleh PDAI dengan ketua PDAI dr. Husniah R. Thamrin Akib, MS, M.Kes, Sp.FK, Sp.Ak(K). Acara yang bertujuan meningkatkan kompetensi dokter dalam hal akupunktur dan pengenalan akupunktur terhadap dokter umum ini dihadiri oleh dokter spesialis akupunktur serta dokter umum dari berbagai daerah.

Menyanyikan lagi Indonesia Raya oleh seluruh hadirin simposium

Kejadian kanker yang meningkat, banyaknya keluhan pasien kanker, serta berbagai efek samping pengobatan kanker melatarbelakangi PIT PDAI-InaSMAC 2019 untuk mengusung tema “What Acupuncture Can Do in Palliative Care,” yang berfokus pada pasien kanker. Acara diselenggarakan di Auditorium IMERI lantai 3 serta RSCM gedung A pada tanggal 5 dan 6 Oktober 2019. Sambutan diberikan oleh dr. Husniah Rubiana Thamrin Akib, MS, M.Kes, Sp.FK, SpAk(K) sebagai ketua PDAI, dr. Daeng M Faqih, S.H, M.H sebagai ketua PB IDI, serta Prof. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, FACG sebagai Dekan FKUI.

Pemukulan gong oleh Dekan FKUI sebagai peresmian pembukaan INASMAC 2019

Acara yang dilaksanakan selama dua hari ini menyuguhkan dua kegiatan, yakni seminar di hari pertama dan workshop di hari kedua. Seminar terdiri atas enam tema besar mengenai kanker, geriatri, dan updates tentang terapi akupunktur. Workshop yang diberikan bertemakan akupresur, akupunktur estetik, serta akupunktur laser. Selain seminar dan workshop, diadakan pula lomba poster ilmiah untuk pada dokter. “Sebagai tuan rumah, kami bangga bisa menyambut peserta PIT PDAI-InaSMAC 2019 di gedung IMERI ini demi peningkatan ilmu pengetahuan bersama,” ujar Prof. Ari.

Pemenang lomba poster ilmiah

PIT PDAI-InaSMAC 2019 merupakan sebuah jalan untuk memperkenalkan akupunktur medik kepada lebih banyak dokter agar ilmu ini dapat digunakan lebih luas dalam pengobatan. Selain itu, program studi akupunktur medik juga diharapkan dapat berkembang, “diharapkan akupunktur bisa lebih berkembang dan mendapatkan dukungan dari banyak pihak,” ungkap dr. Husniah. Ilmu akupunktur medik pun juga diajarkan untuk dokter-dokter umum sebagai ilmu tambahan dalam menangani pasien sesuai kompetensinya. Dengan peningkatan ilmu pengetahuan dokter umum, pelayanan kesehatan akan lebih efisien karena memiliki banyak modalitas dalam menangani pasien. “tingkatkan kompetensi, sebarkan ilmu pengetahuan, dan perluas pengabdian,” pesan dari dr. Daeng.

Ulasan beberapa seminar dan workshop:

Peran Akupunktur dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Kanker: http://beranisehat.com/archives/12951
Peran Akupunktur dalam Penanganan Fatigue pada Pasien Kanker: http://beranisehat.com/archives/12948
Akupunktur sebagai Terapi Cancer-induced Bone Pain: http://beranisehat.com/archives/12945
Akupunktur Medik: Terobosan Baru dalam Terapi Paliatif pada Pasien Kanker: http://beranisehat.com/archives/12983
Laserpunktur, Harapan Baru bagi Pasien Paliatif: http://beranisehat.com/archives/12978

LineFacebookTwitterGoogle+PinterestTumblr