Fatigue merupakan keluhan utama pasien kanker selain nyeri

Salah satu materi seminar dalam topik Kualitas Hidup pada Kanker di PIT PDAI-InaSMAC 2019 adalah Peran Akupunktur dalam Penanganan Fatigue pada Pasien Kanker yang dibawakan oleh dr. Surya Witantra Giri, Sp.Ak., CHt. Fatigue atau kelelahan yang terjadi pada pasien kanker adalah kelelahan yang terjadi dengan jangka waktu yang lama tanpa ada perbaikan dengan istirahat. Mengapa kelelahan terkait kanker perlu lebih diperhatikan?

Kelelahan terkait kanker merupakan kondisi yang masih belum selaras antara persepsi dokter dengan persepsi pasien kanker sendiri. Masih banyak dokter menganggap  bahwa nyeri adalah keluhan utama pasien kanker, sedangkan pasien merasa bahwa kelelahan merupakan kondisi yang paling menggangu. Oleh karena itu, disamping penanganan nyeri, kelelahan juga perlu diperhatikan dan diberi terapi. Kelelahan terkait kanker memiliki ciri khusus yang membedakan dengan etiologi lainnya, yakni kelelahan menetap yang tidak membaik dengan istirahat, kelelahan menyeluruh, kelelahan tidak terasosiasi dengan dispneu, dan kelelahan diperburuk oleh kemoradiasi.

dr. Surya menyampaikan materi

“Dokter-dokter perlu mengetahui bahwa kelelahan terkait kanker ini penting, supaya lebih peduli terhadap kualitas hidup pasien yang ditemui nanti,” ungkap dr. Surya.

Kelelahan terkait kanker ini dapat muncul kapan saja, seperti saat di tengah perjalanan penyakit, di akhir perjalanan penyakit, atau beberapa lama setelah diberikan kemoradiasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi kelelahan terkait kanker adalah faktor patologis, tipe kanker, jadwal terapi, dan demografis pasien. Terapi yang diberikan untuk kelelahan terkait kanker ini perlu diberikan dengan berbagai modalitas secara kolaboratif.

Salah satu modalitas yang dapat diberikan adalah dengan akupunktur. Asesmen yang digunakan untuk mendeteksi kelelahan terkait kanker ada dua, yakni unidimensional dan multidimensional. Unidimensional lebih umum digunakan karena lebih simpel dan parameternya tidak seluas multidimensional. Selain itu, cara lain yang dapat digunakan adalah dengan fatigue pictogram yang lebih mudah dimengerti oleh pasien.

Menurut penelitian meta analisis yang telah dilakukan, akupunktur terbukti efektif dalam menangani kelelahan terkait kanker. Akupunktur berperan dalam mengatasi inflamasi sehingga dapat mengurangi munculnya kelelahan akibat inflamasi tersebut. Selain itu, dokter juga dapat mengajak pasien untuk melakukan akupresur sendiri di rumah agar pengobatan lebih efisien.

“Pasien datang dengan wajah cemberut, harus pulang dengan tersenyum,” pesan dr. Surya.

LineFacebookTwitterGoogle+PinterestTumblr