Para mama pasti sudah tidak asing dengan keseharian satu ini: membuat susu botol untuk anak tercinta. Setelah enam bulan memberikan ASI eksklusif – dan diteruskan hingga usia dua tahun dengan makanan pendamping, menambah asupan makanan untuk si kecil seperti melalui susu formula lazim dilakukan. Namun hati-hati, jika tidak dibuat dengan baik dan benar, susu botol malah bisa jadi sumber penyakit untuk anak lho!

Berbeda dengan ASI, susu botol yang disiapkan di rumah tidak bebas dari kuman. Oleh karena itu, jika susu botol tidak dibuat dengan bersih, kuman akan berasarang di susu botol dan membuat si kecil sakit. Untuk mencegah hal tersebut, mari kita ikuti cara membuat susu botol yang baik dan benar sesuai anjuran WHO sebagai berikut:

cuci susu botol

  1. Sebelum membuat susu, cuci tangan lalu bersihkan botol susu menggunakan air hangat dan sabun, selanjutnya bilas botol susu.susu botol rebus
  2. Rebus air bersih menggunakan panci, dan masukkan botol susu hingga terendam seluruh bagiannya, lalu tunggu tutup panci dan tunggu hingga air mendidih. Selama botol susu belum digunakan, biarkan panci tertutup untuk menjaga kebersihan botol. Jika mama ingin menyimpan botol yang sudah bersih ini, pasang seluruh bagian botol dan letakkan di tempat bersih dengan kondisi tertutup.
  3. Bersihkan meja tempat membuat susu, lalu kembali cuci tangan dan keringkan tangan.
  4. Rebus air hingga mendidih.
  5. Baca intruksi pembuatan susu yang tertera di kemasan susu untuk melihat takaran susu yang sesuai. Setiap susu memiliki takaran yang berbeda mama, jadi dibaca dulu ya!
  6. Masukkan air ke botol susu sesuai takaran. Air yang digunakan minimal bersuhu 70° Celcius, atau tidak lebih dari 30 menit setelah air mendidih.susu botol
  7. Masukkan susu sesuai takaran ke dalam botol, lalu tutup botol susu dan kocok botol untuk mencampurkan susu dan air.susu botol
  8. Dinginkan susu dengan menaruhnya di aliran air keran atau di dalam air dingin, lalu keringkan botol.
  9. Cek suhu susu dengan meneteskannya ke pergelangan tangan, jika hangat susu sudah sesuai, susu siap diberikan kepada si kecil.

Jika sudah dua jam, susu harus segera dibuang ya mama! Susu botol sebaiknya langsung diminum, namun jika harus menyimpan, simpan susu di kulkas dan susu dapat bertahan selama 24 jam. Untuk menggunakan susu yang sudah disimpan di kulkas, hangatkan dengan merendamnya di air hangat selama 15 menit.

Sekian langkah mudah membuat susu botol untuk si kecil, mudah bukan mama?

 

Referensi:

  1. WHO. How to Prepare Formula for Bottle-Feeding at Home. Ireland; Food Safety Authority of Ireland: 2007.
Aisyah Aminy Maulidina
Anggota Direksi
Media Aesculapius 2018
LineFacebookTwitterGoogle+PinterestTumblr