Sejak tahun 2004, negara-negara secara serentak turut memeriahkan Hari Donor Darah Sedunia yang diperingati setiap tanggal 14 Juni. Tahun ini, World Health Organization (WHO) mengangkat tema Be there for someone else. Give blood. Share life. Tema ini diangkat dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mendonorkan darah secara rutin dan menumbuhkan semangat kepedulian dengan sesama manusia.

Menurut WHO, Indonesia membutuhkan setidaknya 5,1 juta kantong darah setiap tahun, sekitar 2% dari jumlah penduduk total. Akan tetapi, ternyata jumlah “produksi” tahunan kantong darah di Indonesia hanya sekitar 4,1 juta kantong. Selain itu, jumlah Donor Darah Sukarela (DDS) di Indonesia adalah 81,3% dari total pendonor yang ada, masih dibawah target WHO yaitu 100%. Hal lain yang perlu diperhatikan juga adalah jumlah DDS di luar pulau Jawa ternyata masih kurang dari 50%. Padahal, setiap tetes darah yang didonorkan bisa menyelamatkan nyawa orang-orang yang membutuhkan, misalnya pasien dalam keadaan kritis karena kecelakaan, kehilangan darah saat operasi, kasus-kasus kegawatdaruratan, pasien thalasemia, dan lain sebagainya.

Kita semua memiliki kesempatan yang sama untuk menyelamatkan nyawa sesama dengan cara mendonorkan darah secara rutin. Perlu diketahui, ternyata kita akan mendapatkan penghargaan setelah mendonor sebanyak 15, 30, 50, 75, dan 100 kali. Tidak tanggung-tanggung, mereka yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 100 kali akan mendapatkan Satyalancana Kebaktian Sosial langsung dari Presiden RI.

Mari kita donor darah! Kalau bukan kita, siapa lagi? Bila anda ingin tahu lebih lanjut tentang donor darah, anda bisa akses website PMI di http://ayodonor.pmi.or.id/ atau simak infografis dari beranisehat.com di bawah ini.

INFOGRAFIS DONOR DARAH FIX

Referensi

  1. World Health Organization. World blood donor day 14 June 2018 [internet]. [dikutip pada 13 Juni 2018]. Tersedia di: http://www.who.int/campaigns/world-blood-donor-day/2018
  2. Alruwaili MF. The benefits of donating blood [internet]. [dikutip pada 13 Juni 2018]. Tersedia di: https://www.researchgate.net/publication/320505040_The_Benefits_of_Donating_Blood
  3. Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI. Indonesia butuh darah 5,1 juta kantong pertahun [internet]. [dikutip pada 13 Juni 2018]. Tersedia di: http://www.depkes.go.id/pdf.php?id=17071100002
  4. Soedarmono, Yuyun S.M. Donor Issues in Indonesia: A Developing Country in South East Asia. Biologicals. 2010 Jan;38(1):43–6. doi:10.1016/j.biologicals.2010.02.001.
  5. http://ayodonor.pmi.or.id/

 

Bagus Radityo Amien
Desk Produksi
Media Aesculapius BEM IKM FKUI
LineFacebookTwitterGoogle+PinterestTumblr