Hari Susu Sedunia

Pada tanggal 1 Juni kemarin, masyarakat Indonesia ramai memperingati hari lahirnya Pancasila. Namun, pernakah anda mendengar Hari Susu Sedunia? Tahukah anda bahwa hari tersebut jatuh di tanggal yang sama?

Pada tahun 2001, Food and Agriculture Organisation of the United Nations (FAO) menentukan 1 Juni sebagai Hari Susu Sedunia. FAO membuat hal ini dengan tujuan memberikan perhatian khusus pada susu serta menyebarluaskan kegiatan yang berhubungan dengan susu, baik itu di bidang industri maupun kesehatan. Pada tahun 2017, tercatat ada lebih dari 40 negara yang merayakan hari susu. Indonesia sendiri sebenarnya sudah merayakannya sejak tahun 2009.

Berdasarkan data dari USDA Foreign Agricultural Service tahun 2016, angka konsumsi susu Indonesia ternyata bisa dibilang rendah. Konsumsi susu per kapita (orang) Indonesia adalah 14,3 L, lebih rendah dibandingkan negara Asia Tenggara lain seperti Malaysia (50,9 L), Thailand (33,7 L), dan Filipina (22,1 L).

Mengenang pelajaran di bangku SD, susu selalu disebut sebagai makanan tambahan yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Ya, ternyata itu bukanlah isapan jempol belaka, sudah ada beberapa penelitian ilmiah yang membuktikan hal tersebut. Lantas, apa saja manfaat susu bagi kesehatan?

  1. Membantu menguatkan tulang; kandungan kalsium dalam susu dapat memperkokoh komposisi tulang. Selain itu, kandungan vitamin D yang juga terdapat dalam susu dapat membantu proses penyerapan kalsium sehingga dapat membuat kerja kalsium lebih efektif.
  2. Pembentukan otot; kandungan protein dalam susu memiliki peranan untuk pembentukan otot. Hal ini akan membuat komposisi tubuh kita menjadi bagus karena perkembangan otot baik dan tidak didominasi oleh lemak.
  3. Menurunkan risiko penyakit jantung; sebagaimana kita ketahui, darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko utama dari penyakit jantung. Penelitian menunjukkan bahwa kandungan protein, magnesium, dan kalium pada susu memiliki peranan dalam menurunkan tekanan darah sehingga secara tidak langsung juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung.
  4. Mencegah berat badan berlebih; anak-anak yang mengonsumsi susu dalam jumlah adekuat memiliki kemungkinan 38% lebih rendah untuk memiliki berat badan lebih (overweight).
  5. Menurunkan risiko kanker; konsumsi susu ternyata juga berkaitan dengan rendahnya risiko munculnya beberapa jenis kanker, seperti kanker kolorektal, kandung kemih, lambung, dan payudara.
  6. Menurunkan risiko kencing manis; beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi susu yang adekuat dapat menurunkan risiko seseorang terkena kencing manis sekitar 10%.
  7. Manfaat bagi sistem pencernaan; mengonsumsi susu dan produk olahannya dapat merangsang aktivitas sistem kekebalan tubuh yang ada di usus. Hal ini akan membuat sistem penernaan kita menjadi lebih sehat.

 

Bagaimana, menarik bukan? Setiap teguk susu yang kita minum ternyata dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Sebagai tambahan, panduan nutrisi dari Amerika tahun 2010 merekomendasikan konsumsi susu yang ideal adalah minimal 3 gelas setiap harinya. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo minum susu!

Referensi
1. Food and Agriculture Organization of the United Nations. World Milk Day | 1 June 2018 [internet]. [dikutip: 3 Juni 2018]. Tersedia di: www.fao.org/economic/est/est-commodities/dairy/school-milk/15th-world-milk-day/en/
2. USDA Foreign Agricultural Service. Indonesia 2016 dairy and products annual report [internet]. [dikutip: 3 Juni 2018]. Tersedia di: www.gain.fas.usda.gov
3. Palmquist DL. Great discoveries of milk for a healthy diet and a healthy life. R. Bras. Zootec. 2010;39:465-77
4. Thornin TK, Raben A, Tholstrup T, Soedamah-Muthu SS, Givens I, Astrup A. Milk and dairy products: good or bad for human health? An assessment of the totality of scientific evidence. Food Nutr Res. 2016;60. Doi: 10.3402/fnr.v60.32527.
5. Rice BH, Quann E, Miler GD. Meeting and exceeding dairy recommendations: effects of dairy consumption on nutrient intakes and risk of chronic disease. Nutrition Reviews. 2013;71(4):209-23.

Bagus Radityo Amien
Desk Produksi
Media Aesculapius BEM IKM FKUI
LineFacebookTwitterGoogle+PinterestTumblr