Berkendara dengan pesawat terbang menjadi pilihan sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya saat mudik lebaran. Tak hanya persiapan biaya transportasi, kondisi kesehatan juga harus dipersiapkan dengan baik sebelum terbang hingga ribuan meter di atas permukaan laut.

Young woman sitting in the airplane, holding a book and turning towards the camera.

http://www.wisebread.com/these-6-things-will-make-your-next-flight-more-comfortable

Hari raya lebaran di Indonesia seakan tak bisa dilepaskan dari tradisi mudik, pulang ke kampung halaman untuk sekadar merayakan Idul Fitri dan melepas rindu bersama keluarga besar. Seluruh kelengkapan mudik tentunya harus dipersiapkan dengan baik, termasuk menentukan jenis transportasi. Salah satu moda transportasi yang cukup banyak dipilih adalah pesawat terbang. Selain cepat, moda transportasi ini juga terbilang aman dengan angka kecelakaan paling rendah dibanding jenis transportasi lainnya. Namun, dibutuhkan kondisi kesehatan yang prima sebelum berkendara dengan moda transportasi udara ini.

Dilansir dari Civil Aviation Authority, terjadi beberapa gangguan keseimbangan tubuh saat berkendara dengan pesawat terbang. Kondisi ini dipicu oleh penyesuaian tubuh terhadap perubahan yang terjadi pada ketinggian ribuan kaki di atas permukaan laut. Kandungan oksigen yang menipis memicu terjadinya hipoksia, yaitu kondisi kekurangan oksigen pada jaringan tubuh. Tingkat kelembaban yang rendah turut menyebabkan kekeringan pada bibir dan lidah sehingga memicu timbulnya rasa haus. Selain itu, penurunan tekanan yang signifikan selama penerbangan menyebabkan volume gas dalam tubuh akan meningkat. Gas ini akan terperangkap dan menimbulkan nyeri akibat penekanan pada beberapa ruangan, seperti telinga tengah, sinus, paru-paru, dan saluran cerna.

Berdasarkan gangguan tersebut, berikut beberapa persiapan yang dapat dilakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat dan nyaman selama berkendara dengan pesawat terbang.

  1. Membiasakan diri berolahraga ringan rutin untuk menjaga sistem pernapasan dalam keadaan baik. Saat berada dalam kabin pesawat, menarik napas dalam secara teratur juga dapat menjaga pasokan oksigen tetap terpenuhi.
  2. Mengonsumsi cairan yang cukup. Status hidrasi tubuh yang baik dapat mempertahankan sistem peredaran darah tetap normal dan menjaga kulit tetap lembab.
  3. Menghindari konsumsi teh, kopi, atau minuman berkafein lainnya karena memiliki efek dehidrasi.
  4. Mengurangi konsumsi makanan dan minuman bergas untuk menghindari kembung. Konsumsi makanan seimbang sangat dianjurkan untuk menjaga stamina saat melakukan perjalanan yang melelahkan.
  5. Meregangkan kaki atau berjalan sebentar di lorong kabin pesawat untuk menjaga sirkulasi darah tetap lancar dan mencegah terjadinya pembekuan darah. Pada penumpang dengan risiko pembekuan darah yang tinggi, konsumsi obat anti pembekuan darah dengan resep dokter sangat dianjurkan.
  6. Menghindari konsumsi obat-obatan kontrasepsi karena dapat meningkatkan risiko pembekuan darah. Selain itu, obat tidur jenis antihistamin harus dihindari sebelum penerbangan karena efeknya yang mampu menurunkan kinerja pernapasan sehingga berbahaya pada kondisi dengan kadar oksigen rendah.
  7. Selalu siap sedia dengan obat-obatan pribadi, khususnya penderita asma yang sering kambuh. Larangan merokok selama penerbangan tentunya membuat perokok merasa pusing dan tidak nyaman akibat efek ketergantungan sehingga diperlukan konsultasi dengan ahli kesehatan.
  8. Selalu konsultasikan kesehatan pada ahlinya sebelum melalukan perjalanan udara, terutama penumpang hamil, bayi, penyandang disabilitas, penderita diabetes, dan penyakit lainnya.

 

Bagaimana, sekarang sudah semakin paham tentang kesehatan penerbangan bukan? Selalu jaga kesehatan dan berkonsultasi pada ahli kesehatan sebelum melalukan perjalanan dengan moda transportasi udara. Jangan biarkan keceriaan mudik Anda tahun ini terenggut oleh gangguan kesehatan setelah berkendara di udara. Tetaplah menjadi pelopor kesehatan penerbangan yang sehat dan nyaman. Selamat berlebaran!

Referensi:

  1. Civil Aviation Authority. Physiology of flight [Internet]. 2015 [cited on 2018 Jun 5]. Available from: https://www.caa.co.uk/Passengers/Before-you-fly/Am-I-fit-to-fly/Guidance-for-health-professionals/Physiology-of-flight/
  2. Civil Aeroscope Medical Institute. Introduction to aviation physiology [Internet]. Year unknown [cited on 2018 Jun 5]. Available from: https://www.faa.gov/pilots/training/airman_education/media/IntroAviationPhys.pdf
  3. Carvalho AM, Poirier V. So you think you can fly? Determining if your emergency department patient is fit for air travel. Canadian Family Physician. 2009 Oct; 55(10): 992-5.
  4. Dodgson L. Medicines you should think twice before taking on a plane [Internet]. 2018 Jan 19 [cited on 2018 Jun 5]. Available from: https://www.independent.co.uk/travel/news-and-advice/air-travel-planes-medication-sleeping-pills-antihistamines-anxiety-medicine-a8167606.html
Nur Afiahuddin Tumpu
Desk Redaksi Media Aesculapius BEM IKM FKUI
LineFacebookTwitterGoogle+PinterestTumblr