Penggunaan Lensa Kontak yang Baik

 

 

 

 

 

Lensa kontak merupakan suatu benda yang sangat memudahkan orang dengan gangguan refraksi untuk membantu penglihatan. Namun, penggunaannya dapat menjadi sumber dari kontaminasi dan infeksi apabila tidak digunakan dengan baik. Air dapat menyebabkan merubah bentuk lensa, menjadi bengkak, dan lengket dengan mata. Hal ini dapat menyebabkan abrasi kornea sehingga dapat memungkinkan infeksi mata.

Kebanyakan air tidak bebas dari mikroba. Terdapat beragam mikroba yang terdapat dalam air. Salah satunya yang paling berbahaya adalah Acanthamoeba, yang dapat menyebabkan keratisi amebik. Oleh karena itu, diperlukan metode penggunaan dan perawatan lensa kontak yang baik. Metode penggunaan dan perawatan lensa yang baik adalah:

  1. Sebelum memegang lensa, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, kemudian keringkan.
  2. Kurangi kontak dengan air, termasuk melepas lensa sebelum berenang atau berendam air panas.
  3. Lensa tidak dapat dibilas dengan air atau disimpan di dalam air
  4. Jangan gunakan larutan NaCl maupun larutan disinfektan untuk mengdisinfeksi lensa.
  5. Jangan membasahi lensa dengan saliva.
  6. Gunakan dan ganti lensa secara berkala sesuai anjuran dari optometris.
  7. Selama membersihkan lensa, bersihkan dengan jari, kemudian bilas lensa dalam larutan sebelum lensa direndam.
  8. Bilaslah lensa kontak dalam larutan yang baru, kemudian keringkan tempat meletakkan lensa kontak.
  9. Jaga tempat penyimpanan lensa kontak tetap bersih dan ganti lensa kontak paling lambat setiap 3 bulan.

Larutan yang digunakan bersama dengan lensa kontak harus digunakan dengan benar juga. Metode penanganan dan perawatan larutan terebut adalah:

  1. Jangan menggunakan kembali larutan yang telah digunakan dan jangan mencampur larutan yang lama dengan larutan yang baru.
  2. Jangan memindahkan larutan yang masih ada dalam botol kemasan ke dalam kemasan lain untuk menghindari risiko terjadinya kontaminasi.
  3. Ujung botol kemasan tidak boleh berkontak dengan permukaan apapun.
  4. Tutup botol kemasan dengan rapat apabila tidak digunakan.

Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya bahwa lensa kontak dapat memungkinkan terjadinya infeksi, maka diperlukan perawatan mata yang baik pula. Apabila terjadi tanda-tanda peradangan, seperti kemerahan, nyeri, bengkak, pandangan memburam, dan terasa silau, segera lepaskan lensa kontak.

Referensi:

  1. Boyd K, Pagan-Duran B. How to Take Care of Contact Lenses [Internet]. American Academy of Ophthalmology. 2016 [cited 2018 Mar 20]. Available from: https://www.aao.org/eye-health/glasses-contacts/contact-lens-care
  2. Visvesvara GS, Moura H, Schuster FL. Pathogenic and opportunistic free-living amoebae: Acanthamoeba spp., Balamuthia mandrillaris, Naegleria fowleri, and Sappinia diploidea. FEMS Immunol Med Microbiol. 2007;50(1):1–26.
Mahasiswa FKUI 2015
Anggota Produksi Media Aesculapius
LineFacebookTwitterGoogle+PinterestTumblr