Berbagai hal di dunia ini dimiliki orang lain. Hanya saja, orang-orang terkadang tidak menyadarinya atau bahkan menyangkalnya. Begitu pula dengan nilai sesuatu. Ada orang yang menganggap sampah, tetapi bagi orang lain adalah harta karun.

Satu bulan merupakan waktu yang lama. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengisi waktu satu bulan. Satu bulan adalah waktu yang lebih dari cukup untuk bercengkrama, tertawa, bertukar cerita, liburan, menambah ilmu, dan hal lainnya. Namun, waktu satu bulan tidak cukup untuk beberapa orang.

Satu minggu merupakan waktu yang cukup lama. Waktu yang cukup untuk menyelesaikan dan melakukan berbagai hal. Membuat tugas, membaca buku, belajar, istirahat, bermain, dan kegiatan lainnya dapat dilakukan dalam waktu satu minggu. Akan tetapi, beberapa orang menganggap bahwa satu minggu adalah waktu yang singkat.

Satu hari adalah waktu yang cukup singkat. Orang-orang menggunakan waktu satu hari dengan membaginya untuk berbagai agendanya. Tidak jarang sebagian dari mereka tidak dapat memenuhi seluruhnya. Walaupun demikian, ada beberapa orang yang mengatakan waktu satu hari sudah cukup baginya.

Satu jam adalah waktu yang singkat. Orang-orang berlari mengejar targetnya yang dapat dilakukan dalam waktu satu jam. Tentu tidak banyak yang dapat dilakukan, paling hanya satu atau dua target mereka yang dapat terkejar. Itupun kalau mereka dapat mencapainya. Namun, ada beberapa orang yang menganggap satu jam adalah waktu yang cukup lama.

Satu menit adalah waktu yang sangat singkat. Ada yang beranggapan, hampir tidak ada yang dapat diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat ini. Walaupun begitu, ada beberapa orang yang menganggap satu menit adalah waktu yang lama.

Kalau satu menit saja sudah sangat singkat, bagaimana dengan satu detik? Bagiku ini terlalu singkat, bahkan berpikir satu detikpun sudah memakan waktu satu detik. Bagaimana dengan pendapat orang lain? Apakah sama sepertiku atau berbeda?

Waktu setiap orang sama, sama satuannya. Setiap detik, menit, jam, hari, bulan, dan tahun sama untuk setiap orang. Akan tetapi, berjalannya waktu bersifat relatif. Pandangan setiap orang dapat berbeda terhadap waktu. Apakah orang sehat dan orang sakit merasakan berjalannya waktu dengan sama? Bagaimana dengan orang yang sekarat?

Penilaian orang-orang terhadap waktulah yang membuatnya terasa berbeda. Bahkan dalam pengibaratan, orang memandang waktu dengan berbeda. Ada yang menganggap waktu adalah uang, ada yang mengganggap waktu bagaikan pedang. Untuk orang yang tidak melakukan apa-apa, waktu dapat terasa sangat lama dan membosankan. Sedangkan untuk yang memiliki tujuan, waktu dapat terasa sangat singkat. Tak perlu repot bertanya kepada orang lain, banyak dari kita pernah merasakan hal ini selama menjalani hidup.

Seperti yang kita ketahui, waktu yang telah dijalani tidak dapat diulang kembali. Lantas, apa yang harus dilakukan saat waktu terlalu singkat? Ada satu yang dapat dilakukan, yaitu menjalaninya dengan semaksimal mungkin. Dampak yang dirasakan mungkin berbeda, ada yang merasa puas, bahagia, bersyukur, menyesal, atau lainnya. Dampak inilah yang memengaruhi penilaian seseorang terhadap waktu.

Apakah kita sudah menjalani waktu dengan maksimal? Semua tergantung dengan dampak yang dirasakan. Apa yang dikerjakan pada waktu tersebut akan berdampak pada waktu berikutnya. Biasanya, perasaan positif akan terasa ketika setelah menjalani waktu dengan semaksimal mungkin. Begitu pula sebaliknya, perasaan negatif akan terasa ketika tidak menjalani waktu dengan maksimal.

Bagaimanapun juga waktu adalah hal penting. Berbagai hal dapat berubah dalam waktu sesingkat apapun. Mulai sekarang, akankah aku menjalani waktu dengan maksimal? Aku harus ingat bahwa setiap detik akan benar-benar berharga bagi orang yang membutuhkan.

FKUI 2017
LineFacebookTwitterGoogle+PinterestTumblr