European Society of Cardiology baru saja mengeluarkan petunjuk klinis (guideline) terbaru mengenai STEMI. Hasil terbaru yang dikeluarkan pada kongres ESC tahun ini (26 Agustus 2017) menghasilkan beberapa catatan khusus. Berikut ini adalah perubahan-perubahan yang harus diperhatikan oleh dokter umum yang bekerja di layanan primer:

1. Istilah ‘door-to-balloon’ dan ‘door-to-needle’ dihapuskan.
2. Acuan waktu pengambilan keputusan tindakan (akan PCI atau terapi fibrinolitik) tidak lagi mengacu pada kontak medis pertama (first medical contact-FMC), tetapi dari diagnosis STEMI. Diagnosis STEMI harus ditegakkan paling lambat 10 menit dari FMC.
3. Waktu FMC menuju terapi fibrinolitik adalah 10 menit (sebelumnya 30 menit).
4. Pemberian oksigen hanya diindikasikan pada saturasi <90% (sebelumnya <95%) karena efek hiperoksia yang berbahaya.
5. Agen penurun lipid (Simvastatin) diberikan pada seluruh pasien STEMI tanpa memperhatikan nilai kolesterol LDL awal. Pemberian dimulai dari dosis 40 mg dengan target <70 mg/dL. Pengecualian terapi statin tertera pada naskah lengkap.

Ada beberapa rekomendasi baru atau perubahan dari rekomendasi ESC 2012, diantaranya terkait akses radial pada PCI, penggunaan DES yang lebih baik daripada BMS, serta beberapa petunjuk penggunaan antikoagulan.

Berikut ini adalah ringkasan hal-hal baru pada rekomendasi ESC 2017:

ESC STEMI 2017 3

Beberapa perubahan ini penting untuk diketahui dokter umum agar dapat memberikan penanganan yang cepat dan tepat. Selamat bertugas dan selamat melayani masyarakat!

Guideline STEMI dari ESC tahun 2017 dapat diunduh di: https://academic.oup.com/eurheartj/article-lookup/doi/10.1093/eurheartj/ehx393

Pemimpin Umum Media Aesculapius 2016
Direksi Media Aesculapius
LineFacebookTwitterGoogle+PinterestTumblr