Fluorouracil-5

Definisi & Informasi Umum Obat

5-fluorouracil (5-FU) merupakan agen kemoterapi yang digunakan dalam pengobatan berbagai jenis keganasan. 5-FU dapat digunakan secara sistemik dan topikal. 5-FU memiliki beberapa nama dagang, seperti 5-fluorouracil ebew, curacil, dbl fluorouracil injection, dan fluracedyl.1,2

Indikasi

Penggunaan sistemik dari 5-FU diindikasikan pada tata laksana adenokarsinoma gaster, adenokarsinoma pankreas, karsinoma payudara, dan adenokarsinoma kolorektal. 5-FU juga diindikasikan dalam bentuk penggunaan topikal pada pengobatan banyak kondisi dermatologis termasuk actinic multiple, solar keratosis, dan karsinoma sel basal superfisial.1

Bentuk topikal 5-FU juga terkadang digunakan pada pengobatan lesi metastasis kulit akibat melanoma, keratoakantoma, dan vitiligo resisten.1

Dosis dan Penggunaan

dapat diberikan secara oral dengan dosis pemeliharaan 15 mg/kgBB/minggu dengan dosis maksimal 1 gram per hari. Namun, absorpsi 5-FU pada saluran cerna tergolong buruk. Administrasi parenteral dari 5-FU lebih dipilih untuk mengobati keganasan viseral demi optimisasi bioavailabilitas sistemik. Administrasi parenteral dapat berupa bolus intravena atau infus kontinu selama beberapa hari.1,2

5-FU juga dapat diberikan secara topikal dengan kekuatan krim 5%. Penggunaan topikal dilakukan saat metode konvensional dirasa kurang praktis seperti saat terdapat beberapa lesi.1

Interaksi

  • Penggunaan 5-FU dengan bivalirudin dapat meningkatkan risiko perdarahan.3
  • Penggunaan 5-FU dengan siklosporin dapat meningkatkan aktivitas imunosupresi.3
  • Penggunaan 5-FU dengan leuprolid, goserelin, atau octreotide dapat meningkatkan risiko dan/atau keparahan perpanjangan QTc (corrected QT interval).3

Efek Samping

Saat digunakan secara sistemik, 5-FU mampi memicu sejumlah efek samping. Efek samping yang paling sering ditemui adalah diare. Efek samping lainnya adalah muntah, mual dan dehidrasi. Ada juga beberapa efek samping serius yang memerlukan pemantauan, seperti neutropenia, pireksia, emboli paru, trombositopenia, dan leukopenia.1

Penggunaan topikal menghasilkan efek samping yang lebih minimal dikarenakan area absorpsinya yang terbatas. Efek samping yang paling sering ditemui adalah iritasi kulit terlokalisasi. Iritasi kulit ini dapat berujung pada ulserasi yang dapat berkembang menjadi infeksi. Efek samping lainnya adalah pruritis, nyeri, eritema, krusta, dan reaksi eksim.1

Peringatan Obat

Penggunaan 5-FU dikontraindikasikan pada pasien dengan defisensi enzim dihydropyrimidine dehydrogenase (DPD). Enzim ini bertanggung jawab terhadap degradasi 80% dari 5-FU menjadi metabolit inaktif sehingga defisiensi enzim ini dapat berujung ke toksisitas yang mengancam nyawa.1

Kontraindikasi lain dari penggunaan 5-FU secara sistemik adalah pasien menyusui. Namun, beberapa studi mengatakan bahwa pengobatan dengan 5-FU dapat dilakukan secara aman dengan terapi berselang. Penggunaan topikal 5-FU tidak memiliki kontraindikasi menyusui, namun pasien tetap harus mencegah terjadinya kontak antara area kulit yang diobati dengan 5-FU dengan kulit anak.1

Overdosis

Pemberian 5-FU di atas dosis yang dianjurkan, yaitu maksimal 1 gram per hari dapat mengakibatkan overdosis. Gejala overdosis 5-FU sendiri meliputi mielosupresi yang mengancam nyawa, komplikasi gastrointestinal, dan neurotoksisitas. Satu-satunya antidotum spesifik untuk keracunan 5-FU yang telah disetujui oleh FDA (food and drug administration) adalah uridine triacetate dengan nama dagang Vistagard.4

Farmakologi

Mekanisme utama dari 5-FU dimulai dari konversi 5-FU menjadi fluorodeoxyuridine monophosphate (FdUMP) yang merupakan deoksiribunukleat obat. FdUMP dan kofaktor folat lalu berikatan dengan thymidylate synthase (TS) yang membentuk kompleks kovalen stabil. Hal ini mengakibatkan inhibisi produksi deoxythymidine mono-phosphate (dTMP) yang penting untuk replikasi DNA dan juga mengakibatkan kematian sel.1,3,5

Absorbsi: Absorpsi 5-FU memiliki rentang 28-100% tergantung rute pemberian obat.3

Distribusi: 5-FU didistribusikan ke tumor, mukosa intestinal, sumsum tulang, hati, dan jaringan lain. Walaupun 5-FU memiliki solubilitas lemak yang terbatas, obat ini dapat melewati sawar darah otak dan didistribusikan ke cairan serebrospinal dan jaringan otak.3

Metabolisme: 5-FU dimetabolisme secara ekstensif di hati.3

Eliminasi: 7-20% 5-FU akan diekskresikan tanpa melalui proses perubahan di urin dalam 6 jam. Sekitar 90% dari metabolit tersebut dibuang di satu jam pertama.3

Referensi

  1. Casale J, Crane JS. Fluorouracil [internet]. USA: StatPearls Publishing; 2021 Feb 9. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK549808/
  2. Fluorourasil [internet]. Jakarta: Pusat Informasi Obat Nasional; date unknown. Available from: http://pionas.pom.go.id/monografi/fluorourasil
  3. 5-Fluorouracil [internet]. USA: National Center for Biotechnology Information; date unknown. Available from: https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/5-Fluorouracil
  4. Santos C, Morgan BW, Geller RJ. The successful treatment of 5-fluorouracil (5-FU) overdose in a patient with malignancy and HIV/AIDS with uridine triacetate. Am J Emerg Med [internet]. 2017 May;35(5):802.e7-802.e8. Available from: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/27884585/#:~:text=According%20to%20the%20NIH%2C%20about,higher%20risk%20of%20developing%20toxicity
  5. Zhang N, Yin Y, Xu SJ, Chen WS. 5-Fluorouracil: mechanisms of resistance and reversal strategies. Molecules [internet]. 2008;13(8):1551-1569. Published 2008 Aug 5. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6244944/

Share your thoughts