Cegah ISK Berulang dengan Konsumsi Kranberi

Tak hanya lezat dan menyegarkan, risiko ISK berulang pun diturunkan.

Cranberry

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan salah satu penyakit infeksi yang umum dijumpai di masyarakat. Penyakit ini biasa ditandai dengan gejala nyeri atau rasa terbakar saat berkemih, nyeri di sekitar pelvis, kencing yang berwarna kemerahan, hingga gejala sistemik seperti demam yang terjadi akibat adanya infeksi mikroba pada saluran kemih. Mikroba utama yang menjadi penyebab penyakit ini adalah kelompok Enterobacteriaceae seperti E. coli yang berasal dari daerah rektum. Dalam kondisi higienitas yang buruk, bakteri dari daerah rektum dapat menyebar, bergerak masuk ke dalam uretra, lalu menginfeksi saluran kemih. Selain berhubungan dengan faktor higienitas, studi-studi menyebutkan bahwa penyakit ini berkaitan erat dengan panjang struktur uretra. Struktur uretra wanita yang lebih pendek ketimbang laki-laki menjadi salah satu faktor risiko terjadinya ISK. Akibat alasan ini, hampir setengah dari populasi wanita dinyatakan pernah mengalami ISK setidaknya sekali dalam seumur hidupnya.

 

Bahaya ISK berulang

Nyatanya, pasien wanita yang sudah pernah mengalami ISK tidak terlepas dari risiko terjadinya ISK berulang. ISK berulang didefinisikan sebagai terjadi kembalinya gejala ISK dalam beberapa minggu setelah pasien dinyatakan sembuh. Kondisi infeksi yang terus terjadi pada akhirnya dapat membuat pasien mengalami penyakit ISK kronik yang bisa berujung pada beragam komplikasi, seperti kerusakan ginjal dan penyebaran mikroba melalui peredaran darah yang bisa berujung kepada kondisi kegawatdaruratan seperti sepsis. Menyikapi hal tersebut, dokter biasanya akan memberikan edukasi gaya hidup serta antibiotik untuk mencegah terjadinya ISK berulang. Akan tetapi, pemberian antibiotik kadang dianggap kurang baik karena dapat menyebabkan kerusakan mikrobiota usus dan meningkatkan risiko resistensi antibiotik. Hal inilah yang pada akhirnya memunculkan usulan terkait penggunaan buah kranberi sebagai alternatif pengobatan.

 

Kranberi dalam mencegah ISK

Kranberi merupakan buah yang kaya akan air serta dipenuhi dengan nutrisi berupa asam organik, gula fruktosa, asam askorbat, dan lainnya. Beberapa penelitian merekomendasikan konsumsi buah ini sebagai alternatif alami dari penggunaan antibiotik yang dapat menurunkan risiko ISK berulang. Kranberi sebagai alternatif pencegahan ISK dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk, baik buah segar maupun olahan, seperti buah kering, jus, dan sebagainya. Buah ini dilaporkan memiliki efek protektif karena mengandung senyawa polifenol, sebuah zat antiadhesif yang dapat mencegah penempelan kuman pada organ saluran kemih. Ada pula penelitian lain yang mengatakan bahwa buah ini berkhasiat menekan peradangan akibat infeksi sehingga dapat meringankan gejala yang dirasakan. Hal-hal tersebutlah yang menyebabkan konsumsi buah ini diyakini mampu membantu mencegah ISK berulang.

 

Meski banyak bukti telah menunjukan khasiat kranberi, beberapa percobaan klinis justru menyatakan bahwa efek buah ini tidak terlalu signifikan dalam mencegah ISK berulang. Hal ini berkaitan dengan jumlah zat aktif buah kranberi yang tidak sebanyak zat antimikroba lainnya. Adanya kedua hasil yang bertentangan ini membuat olahan kranberi tidak dapat diberikan secara tunggal sebagai alternatif pencegahan ISK berulang dan hanya dapat diberikan sebagai suplemen pendamping.

 

Sampai saat ini, cara yang terbukti ampuh untuk mencegah ISK berulang pada wanita adalah dengan menjaga kebersihan organ intim dan menerapkan pola hidup sehat. Contoh pola hidup sehat yang dapat dilakukan adalah dengan minum banyak cairan, terutama air putih, agar aliran urine yang lancar dapat mencegah penempelan mikroba di saluran kemih. Sehabis berkemih, bersihkan daerah kemaluan dari arah depan ke belakang untuk mencegah masuknya bakteri dari anus ke uretra atau vagina. Berkemih sebelum dan sesudah bersenggama juga dapat menurunkan risiko ISK. Pasien-pasien dengan risiko tinggi mengalami ISK berulang juga disarankan untuk mengonsumsi antibiotik sebagai profilaksis. Meski demikian, konsumsi buah kranberi sebagai alternatif pendamping tetap direkomendasikan dengan harapan bisa menurunkan risiko kejadian ISK berulang pada masa mendatang. nada

 

Referensi:

  1. Sihra N, Goodman A, Zakri R, Sahai A, Malde S. Nonantibiotic prevention and management of recurrent urinary tract infection. Nat Rev Urol. 2018 Dec;15(12):750-776. Available from: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/30361493/
  2. Fu Z, Liska D, Talan D, Chung M. Cranberry Reduces the Risk of Urinary Tract Infection Recurrence in Otherwise Healthy Women: A Systematic Review and Meta-Analysis. J Nutr. 2017 Dec;147(12):2282-2288.
  3. González de Llano D, Moreno-Arribas MV, Bartolomé B. Cranberry Polyphenols and Prevention against Urinary Tract Infections: Relevant Considerations. Molecules. 2020 Aug 1;25(15):3523.
  4. Maki KC, Kaspar KL, Khoo C, Derrig LH, Schild AL, Gupta K. Consumption of a Cranberry juice beverage lowered the number of clinical urinary tract infection episodes in women with a recent history of urinary tract infection. Am J Clin Nutr. 2016 Jun;103(6):1434-42.

 

Penulis: Nada Irza Salsabila
Editor: Izzati Diyanah

Share your thoughts