Bersatu Kita Runtuh, Bercerai Kita Utuh dengan ‘Social Distancing’

Penyebaran Covid-19 di Italia kini menjadi isu utama yang diangkat oleh sejumlah media. Bagaimana tidak? Peningkatan kasus Covid-19 di negara tersebut cukup signifikan yang semula hanya 1.557 kasus pada awal Maret kini menjadi 37.860 kasus aktif. Fenomena tersebut tidak lepas dari nekatnya sejumlah warga Italia untuk pulang ke kota asalnya yang akhirnya mempercepat penyebaran virus. Hal serupa dialami Indonesia yang mengalami peningkatan kasus yang cukup mengkhawatirkan. Menanggapi fenomena tersebut, ‘social distancing’-pun semakin digalakkan.

Apa yang dimaksud dengan ‘social distancing’?

Social distancing’ merupakan gerakan untuk menjauhkan diri dari yang lain dengan jarak minimal 1–2 meter. Hal ini dianjurkan karena Covid-19 dapat menular melalui kontak dekat dengan orang yang terjangkit bahkan 24 jam sebelum bergejala. Covid-19 juga dapat menular melalui benda pribadi atau fasilitas publik yang terkena partikel bersin atau batuk penderita.

Oleh karena itu, penting untuk melakukan gerakan menjaga jarak ini. Program ini menjadi lebih penting pada orang lanjut usia, ibu hamil, ataupun dewasa dengan gangguan pernapasan, jantung, ginjal, hati, diabetes, penurunan imunitas, hingga obesitas karena mereka merupakan golongan yang rentan terhadap infeksi Covid-19 serta menunjukan gejala yang lebih buruk dan risiko kematian yang lebih tinggi.

Bagaimana cara mempraktikkannya?

Social distancing dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Di rumah misalnya, anggota keluarga harus saling menjaga jarak, terutama dengan mereka yang berusia di atas 65 tahun. Apabila ada anggota keluarga yang sakit maka harus dirawat di kamar terpisah dengan jumlah anggota keluarga yang merawat seminim mungkin.

Selain itu, kontak fisik yang lumrah, seperti berjabat tangan, mencium, dan berpelukan juga sebaiknya dihindari. Menjaga jarak di tempat kerja juga dapat berupa pembatasan kontak fisik, melakukan pekerjaan secara daring, makan siang di tempat kerja, memperbanyak ventilasi di tempat kerja, menjaga area kerja pribadi 1–2 meter dari area kerja orang lain, hingga menghindari pertemuan dalam jumlah besar.

Bagi anak sekolah dan tenaga pendidik, social distancing di sekolah dapat diterapkan dengan meliburkan siswa yang sakit, meniadakan baris-berbaris, mencegah terjadinya antrean, menunda karyawisata, dan memperbanyak ventilasi ruang kelas. Adapun di tempat umum dapat dilakukan dengan menjaga jarak 1–2 meter dari orang lain, menghindari kerumunan, menggunakan uang elektronik, dan membuka jendela apabila bepergian menggunakan kendaraan umum. Selain itu, pertemuan-pertemuan yang tidak bersifat darurat sebaiknya dihindari untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Apakah melakukan ‘social distancing’ saja sudah cukup?

Social distancing menjadi percuma apabila tidak dipraktikan dengan pola hidup bersih dan sehat, terutama kebiasaan mencuci tangan minimal 20 detik dengan sabun dan air atau cairan antiseptik. Studi di Australia menunjukan bahwa social distancing merupakan cara yang paling efektif dalam menekan angka infeksi Covid-19. Jika didukung dengan cuci tangan yang baik, metode menjaga jarak ini akan memberi dampak yang jauh lebih besar. Tak lupa, kebiasaan makan dan minum yang cukup, istirahat teratur, menerapkan etika batuk dan bersin serta menjaga kesehatan fisik, mental, dan spiritual selama pandemi berlangsung harus dilakukan.

 

Lihat juga seputar Covid-19 di: https://beranisehat.com/tag/covid-19/

Referensi

  1. World O Meter. Coronavirus in Italy [Internet]. Updated 2020 March 21 [Cited 2020 March 21]. Available from: https://www.worldometers.info/coronavirus/country/italy/
  2. Public Health England. Guidance on social distancig for everyone in The United Kingdom [Internet]. 2020 March 20 [Cited 2020 March 21]. Available from: https://www.gov.uk/government/publications/covid-19-guidance-on-social-distancing-and-for-vulnerable-people/guidance-on-social-distancing-for-everyone-in-the-uk-and-protecting-older-people-and-vulnerable-adults
  3. Australian Government, Department of Health. Social distancin guidance [Internet]. 2020 [Cited 2020 March 21]. Available from: https://www.health.gov.au/sites/default/files/documents/2020/03/coronavirus-covid-19-information-on-social-distancing.pdf
  4. Dalton CB, Corbett SJ, Katelaris AL. Pre-emptive low cost social dstancing and enhanced hygiene implemented before local COVID-19 transmission could decrease the number and severity of cases. Med J Aust. 2020: 1–10

Share your thoughts