Cermati Payudara dengan Gerakan SADARI

Cekal kanker payudara sebelum ganas dengan SADARI

kanker payudara sadari

Pemeriksaan payudara merupakan salah satu aktivitas sederhana yang bertujuan untuk membantu deteksi dini kanker payudara. Meskipun metode deteksi tersebut bervariasi, gerakan periksa payudara sendiri (SADARI) dapat meningkatkan pengetahuan pasien mengenai berbagai perubahan pada payudaranya. Dengan mengandalkan penglihatan dan perabaan, metode ini dapat dilakukan dengan mudah di rumah masing-masing.

Pemeriksaan SADARI disarankan bagi wanita berusia diatas 12 tahun setidaknya satu kali setiap bulan. Secara singkat, pemeriksaan payudara mandiri terdiri atas lima langkah.  Pertama, pasien dapat memposisikan dirinya di depan cermin dengan kedua bahu lurus dan kedua tangan menekan pinggul. Posisi seperti ini bertujuan agar pasien dapat mencermati ukuran, bentuk, dan warna payudara. Apabila ditemukan penonjolan atau pembengkakan, pasien disarankan untuk mengunjungi dokter. Pada kondisi normal, puting payudara akan terdorong ke luar. Jika ternyata puting malah menonjol ke dalam payudara, perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Kedua, pasien mengangkat kedua lengan ke atas, menekuk siku, dan memposisikan tangan di belakang kepala. Kemudian, pasien memperhatikan perubahan yang serupa seperti langkah pertama dan mencermati apabila terdapat cairan yang keluar dari puting payudara. Cairan ini dapat bertekstur seperti air, susu, berwarna kuning, atau berupa darah. Pasien juga dapat mencubit kedua puting untuk mengeluarkan cairan jika sebelumnya tidak tampak. Apabila keluar cairan dari puting, pasien disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter. 

Langkah ketiga dilakukan dalam posisi tidur. Pasien meraba payudaranya dengan tangan sisi kontralateral. Dengan mengandalkan ujung-ujung jari, pasien dapat memberikan sentuhan-sentuhan halus di sekitar payudaranya. Untuk memastikan seluruh area payudara telah diperiksa, pasien dapat memulai inspeksi dari area puting payudara. 

Langkah keempat, pasien melakukan gerakan sirkuler secara berulang yang melebar sampai permukaan terluar payudara hingga ketiak. Langkah ini merupakan salah satu langkah penting karena sering kali pasien dapat merasakan gumpalan, khususnya di area dekat ketiak.

Gerakan terakhir sebaiknya dilakukan dalam posisi duduk atau berdiri saat mandi. Kondisi kulit yang basah dan licin membuat langkah ini lebih mudah dilakukan. Dalam posisi berdiri sambil menaikkan salah satu tangan ke atas, pasien dapat meraba payudaranya dengan gerakan melingkar berulang seperti langkah sebelumnya. 

Gerakan SADARI adalah salah satu pemeriksaan mudah yang dapat dilakukan agar pasien dapat mengenal payudaranya dengan baik. Apabila dilakukan secara rutin, segala bentuk perubahan dapat dicermati dengan baik dan pasien dapat selalu mengonfirmasi hal tersebut kepada dokter. rheina 

Daftar Pustaka: 

  1. http://p2ptm.kemkes.go.id/artikel-sehat/enam-langkah-sadari-untuk-deteksi-dini-kanker-payudara
  2. https://www.breastcancer.org/symptoms/testing/types/self_exam
  3. https://www.nationalbreastcancer.org/breast-self-exam

Penulis: Rheina Tamara Tarigan
Editor: Kareen Tayuwijaya

Share your thoughts

Yuk berlangganan SKMA!

Anda akan memperoleh berita dan artikel terkini mengenai isu, perkembangan, dan tips-tips seputar kedokteran dan kesehatan.

Klik link berikut untuk berlangganan SKMA digital!

http://linktr.ee/medaesculapius